ShengTong Education
ShengTong EducationKeunggulan teknologi, memberdayakan masa depan "Bisa mencipta, lebih bahagia"
← Kembali ke Pusat Kursus
Sampul Cerita Coding

Cerita Coding

TK B42 sesi

Ringkasan kursus

Kursus Cerita Coding adalah kursus pemrograman yang cocok untuk siswa usia 6-7 tahun. Menggunakan robot RO-E dan Cube sebagai perangkat pengajaran, robot edukasi cerdas multifungsi ini dilengkapi motor stepper, LED, buzzer, sakelar sentuh, sensor inframerah, sensor warna, giroskop, sensor jarak, sensor gerakan, papan dot matrix, dan tombol warna. Pada tahap awal Cerita Coding, sensor warna RO-E membaca kartu program, mengenali bahasa perintah, lalu mengirimkannya ke PC. Di PC akan muncul modul perintah Scratch yang sesuai, sehingga dapat mengendalikan RO-E atau Sprite untuk melakukan aksi terkait, mewujudkan keterhubungan real-time antara animasi dan robot. Pada tahap lanjutan, keterhubungan real-time antara RO-E, Cube, dan animasi dapat dilakukan. Kursus ini menjadi jembatan antara pemrograman fisik dan pemrograman grafis, sehingga memudahkan siswa dalam belajar pemrograman.

Kelas Pengalaman course cover
Kelas Pengalaman
2 sesi
Kursus Reguler course cover
Kursus Reguler
Periode 1 · 20 sesi
Kursus Reguler course cover
Kursus Reguler
Periode 2 · 20 sesi
Pemikiran Komputasional
Bahasa perintah pemrograman: sensor warna mengenali kombinasi warna kartu, menghasilkan 100+ perintah, memahami bahwa warna berbeda mewakili instruksi berbeda. Desain algoritma: menguraikan tugas kompleks menjadi langkah-langkah, seperti "Koki Burger" menyelesaikan alur kerja secara berurutan. Eksekusi berurutan: memahami konsep urutan pelaksanaan program.
Pemikiran Teknik
Alur lengkap dari kebutuhan hingga implementasi: memperjelas kebutuhan → merancang solusi → menulis kode → menguji dan debugging → mengoptimalkan dan memperbaiki. Sistem kendali robot: mempelajari prinsip loop tertutup dalam mengirim instruksi, mengendalikan aktuator, dan memahami umpan balik.
Pemikiran Desain
Keterhubungan animasi dan robot: merancang dan mewujudkan keterhubungan real-time antara animasi Scratch dengan RO-E/Cube. Desain kreatif: merancang solusi pemrograman sesuai alur cerita.
Pemahaman Budaya
Perkembangan teknologi: sejarah perkembangan perangkat keras cerdas, evolusi dari pemrograman tradisional ke pemrograman fisik. Pengetahuan perangkat keras cerdas: fungsi dan prinsip 10+ sensor/perangkat output.
Belajar Mandiri
Jalur belajar pemrograman: pemrograman kartu → pemrograman modul → pemrograman lanjutan → pemrograman komik, 40 sesi secara bertahap.
Komunikasi & Kolaborasi
Kerja sama tim: berkolaborasi dengan teman dalam praktik proyek untuk menyelesaikan tugas.
Pemrograman Fisik
Berbasis konsep pembelajaran PBL, dengan masalah sebagai dasar, menggunakan pemrograman fisik—pemrograman kartu, dipadukan dengan bentuk tantangan dan pembelajaran berbasis proyek, mampu menumbuhkan kemampuan kognisi spasial siswa, membentuk pola pikir pemrograman, serta melatih koordinasi tangan-mata dan kemampuan memecahkan masalah.
Seri Cerita Bergaya Komik
Dikembangkan terutama melalui cerita komik, memiliki bab-bab yang menarik minat anak, tema dan konten yang kaya, membimbing siswa berpikir mandiri, menganalisis masalah, dan membuat kesimpulan.
Robot Ganda RO-E + Cube
Dua sistem bekerja sama, fungsinya kuat.
10+ Jenis Sensor
Sensor warna, lampu LED, buzzer, sentuhan, inframerah, giroskop, jarak, gerakan, papan dot matrix, tombol warna.
Transisi Mulus Fisik → Grafis
Pemrograman kartu menurunkan ambang masuk bagi pemula.
Keterhubungan Real-Time Tiga Elemen
Keterhubungan real-time RO-E + Cube + animasi Scratch.
Sistem Lengkap 40 Sesi
Periode belajar 5 bulan, empat modul belajar: kartu + modul + lanjutan + komik.

Tampilan kelas

Rasakan kelas yang hidup dan saksikan momen tumbuh anak-anak

▶

📋 Contoh pelajaran (sesi uji coba)

1
Pelajaran 1: Kelas Pengalaman – RO-E
Uji coba gratis▼
2
Pelajaran 2: Selamat Datang di Dunia Coding!
Uji coba gratis▼